Mengenal Tumbuhan Patah Tulang Dan Khasiatnya

Mengenal Tumbuhan Patah Tulang Dan Khasiatnya

Tumbuhan patah tulang yang berasal dari Afrika tropis ini menyukai tempat terbuka yang terkena langsung sinar matahari. Di Indonesia, biasanya tanaman patah tulang dijadikan sebagai tanaman pagar, tanaman hias di pot, atau ditemukan tumbuh liar.

Pangkalnya berkayu dengan banyak cabang, bergetah seperti susu. Tangkainya setelah tumbuh tinggi 1 jengkal akan segera bercabang dua yang melintang, demikian seterusnya sehingga tampak seperti percabangan yang terpatah-patah.

Selain digunakan sebagai tanaman obat, cabang dan ranting yang telah dikeringkan bila dibakar dapat mengusir nyamuk. Getahnya dapat digunakan untuk meracuni ikan sehingga ikan mudah untuk ditangkap tetapi getahnya berbahaya jika mengenai mata dapat menyebabkan kebutaan.

Tumbuhan patah tulang ini dapat diperbanyak dengan stek batang.

Penyakit yang dapat diobati dengan tumbuhan patah tulang ini di antaranya: sakit lambung, reumatik, sifilis, nyeri saraf, penyakit kulit, kusta, wasir, tulang patah, sakit gigi, kutil, tahi lalat membesar dan gatal, tertusuk benda tajam, kapalan, dan keseleo.

Untuk mengobati kutil dan kapalan

1/2 kg dahan dan ranting dicuci bersih lalu rebus dengan 4 liter air sampai tersisa tinggal 2 liter. Ketika air hangat, silahkan rendam bagian yang ada kutil atau kapalan selama 1/2 jam. Setelah kering, oleskan param yang terbuat dari terasi yang ditumbuk halus dan dicampur dengan putih telur.

Untuk sakit gigi

Beberapa tetes getah patah tulang dilumaskan pada gigi yang sakit dan berlubang (pakai kapas). Lakukan 1-2 kali sehari. Hati-hati jangan sampai mengenai gigi yang sehat.

Untuk tertusuk duri atau pecahan kaca

Teteskan getah patah tulang pada bagian yang tertusuk duri atau pecahan kaca. Getah itu akan mengeluarkan sendiri duri atau pecahan kaca dari kulit.

You Might Also Like:

Share this: