Brotowali Pahit Tapi Manjur Untuk Obat Herbal

Brotowali Pahit Tapi Manjur Untuk Obat Herbal

Brotowali banyak ditemukan tumbuh liar di hutan dan ladang, namun kini banyak juga dijumpai ditanam di pekarangan rumah sebagai cadangan obat herbal alami.

Batangnya memanjat dengan berbintil-bintil dengan rasa yang pahit, memiliki daun tunggal bertangkai dan berbentuk jantung.

Tumbuhan brotowali dapat diperbanyak dengan stek batang tanamannya.

Rasanya yang pahit, namun brotowali banyak digunakan untuk menyembuhkan reumatik, demam, nafsu makan, dan kencing manis. Rasa pahitnya juga sangat ampuh untuk menyapih anak agar berhenti menyusu.

Untuk mengobati demam

Rebus 2 jari batang brotowali dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin tambahkan madu, aduk-aduk lalu minum 2 kali sehari setengah gelas.

Untuk penyakit kuning

1 jari batang brotowali dicuci lalu dipotong kecil-kecil kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 setengah gelas. Minum dengan madu 2 kali sehari 3/4 gelas.

Untuk kencing manis

1/3 genggam daun sambiloto, 1/3 genggam daun kumis kucing, 3/4 jari batang brotowali dicuci dan dipotong kecil-kecil. Kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Minum setelah makan 2 kali sehari 1 gelas.

Untuk mengobati luka

Daun brotowali ditumbuk halus lalu tempelkan pada luka, ganti 2 kali sehari. Untuk mencuci lukanya, gunakan air rebusan batang brotowali.

You Might Also Like:

Share this: