Cara Budidaya, Khasiat, Dan Konsumsi Semut Jepang Untuk Kesehatan

Cara Budidaya, Khasiat, Dan Konsumsi Semut Jepang Untuk Kesehatan

Semut Jepang, jika dilihat bentuknya lebih mirip kumbang daripada semut. Namun kini serangga yang satu ini cukup tenar dan banyak dibicarakan di kalangan masyarakat karena ternyata semut jepang yang mirip kumbang ini memiliki khasiat untuk kesehatan jika dikonsumsi.

Awal perkenalan saya dengan semut jepang ini ketika salah seorang teman Blogger saya mas +Mas Trigus menanyakan bagaimana kondisi kesehatan saya. Setelah saya bercerita mengenai kondisi kesehatan saya, kemudian beliau mengirimkan sekotak semut jepang ke rumah saya. Terima kasih banyak ya mas...

Dari situ kemudian saya mencari informasi tentang semut jepang ini baik cara budidayanya atau mengembangbiakannya agar bisa terus dikonsumsi, khasiat semut jepang untuk kesehatan, serta cara mengkonsumsinya.

Semut jepang sekilas mirip dengan kutu beras namun memiliki tubuh yang lebih besar. Meskipun semut jepang memiliki sayap, namun semut jepang tidak bisa terbang seperti serangga bersayap lainnya.

Cara Budidaya Semut Jepang:
Cara mengembangbiakan atau budidaya semut jepang ini cukuk mudah begitupun dengan media pengembangbiakannya. Cukup sediakan toples dengan diisi kapas di dalamnya serta sediakan ragi untuk makanannya, semut jepang akan cepat berkembang biak.

Tidak ada pelakuan khusus pada pengembangbiakan semut jepang, namun yang jelas semut jepang takut pada sinar. Jadi simpanlah toples semut jepang di tempat yang tidak terkena langsung oleh sinar baik sinar matahari atau lampu. Kemudian biarkan semut jepang berkembang biak dengan sendirinya sampai jumlahnya cukup banyak sehingga ketika dikonsumsi harian tidak akan kehabisan semut jepang.

Khasiat Atau Manfaat Semut Jepang Untuk Kesehatan:
Menurut beberapa artikel yang saya baca, semut jepang memiliki beberapa khasiat untuk beberapa penyakit dengan konsumsi yang disarankan, di antaranya:
  • Mengatur kadar kolesterol
  • Meringankan penyakit jantung
  • Meringankan diabetes dengan menstabilkan gula darah
  • Mengatur tekanan darah
  • Meningkatkan vitalitas
  • Meringankan penyakit hati
  • Mengatasi asam urat
  • Membantu mengobati stroke
Cara Konsumsi Semut Jepang:
Cara mengkonsumsi semut jepang ada beberapa cara seperti diminum bersama air, dimasukan ke dalam kapsul atau bisa juga dibantu dengan pisang (semut jepang dimasukan ke dalam pisang kemudian di telan). Namun sebelumnya semut jepang dimatikan dulu dengan diseduh dengan air panas, dengan begitu semut jepang akan mati.

Dalam mengkonsumsi semut jepang hendaklah sesuai dengan anjuran, karena sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan biasanya akan berakibat kurang baik bagi tubuh.

Ada beberapa anjuran konsumsi semut jepang untuk beberapa penyakit seperti di bawah ini:
  • Untuk penderita diabetes - konsumsi 3-5 ekor semut jepang 2 kali sehari dan dalam seminggu 3 hari konsumsi, misalnya hari senin - rabu - jum'at untuk mengonsumsi semut jepang selama 1 bulan.
  • Untuk penderita hati - konsumsi 3-5 ekor semut jepang 2 kali sehari dan dalam seminggu 3 hari konsumsi, misalnya hari senin - rabu - jum'at untuk mengonsumsi semut jepang selama 2 bulan.
  • Untuk penderita asam urat - konsumsi 2-3 ekor semut jepang 2 kali sehari dan dalam seminggu 3 hari konsumsi, misalnya hari senin - rabu - jum'at untuk mengonsumsi semut jepang selama 2 bulan.
  • Untuk penderita stroke - konsumsi 5-7 ekor semut jepang 2 kali sehari dan dalam seminggu 3 hari konsumsi, misalnya hari senin - rabu - jum'at untuk mengonsumsi semut jepang selama 2 bulan.
  • Untuk meningkatkan vitalitas - konsumsi 4-5 ekor 2 kali sehari malam dam pagi hari
Namun ajuran di atas hendaklah dikurangi jumlah semut jepangnya jika dirasa kondisi tubuh telah membaik untuk menghindari efek konsumsi yang berlebihan.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, namun perlu diingat bahwa kesembuhan datangnya hanya dari izin Allah SWT. Manusia hanyalah wajib berusaha untuk mencari kesembuhan dan berdoa untuk meminta kesembuhan kepada Allah SWT. Dan semoga semut jepang ini bisa menjadi sarana atau media untuk mendapatkan kesembuhan dari penyakit, amiin.

Sumber: saya rangkum dari berbagai sumber

Share this:

Disqus Comments